Kemendes PDTT: Pembangunan Desa Ditujukan kepada Kelompok Marginal

Kemendes PDTT:  Pembangunan Desa Ditujukan kepada Kelompok Marginal
Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Sekjen Kemendes PDTT) Taufik Madjid

JAKARTA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memperhatikan peran kelompok marjinal dalam pembangunan desa melalui empat tindakan afirmatif

Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Sekjen Kemendes PDTT) Taufik Madjid mengatakan tindakan ini dinilai merupakan implementasi dari tujuan pembangunan desa sebagaimana dijelaskan dalam Undang Undang (UU) Desa Pasal 78 No 6 Tahun 2014.

"Pembangunan desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan. Pasal ini juga dapat dimaknai bahwa kelompok sosial marjinal harus menjadi penerima manfaat utama dari pembangunan desa, " jelas Sekjen Kemendes PDTT dalam keterangannya di laman resmikemendesa.go.idterkait Webinar yang diselenggarakan Perpustakaan Kemendes PDTT dengan tema Pentingnya Literasi bagi Perempuan dalam Menunjang Perannya sebagai Pejuang Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi pada Rabu (28/7/2021).

Lebih lanjut Sekjen Kemedes PDTT menjelaskan empat tindakan afirmatif tersebut antara lain:

Pertama adalah menjadikan kelompok marjinal seperti kaum perempuan dan kelompok difabel sebagai perangkat desa dan anggota BPD sehingga dapat mempengaruhi produk kebijakan.

Kedua adalah menjamin keterlibatan dan mengakomodasi suara dari kelompok marjinal dalam forum Musyawarah Desa.

Ketiga, melakukan pengorganisasian, pendampingan dan penguatan terhadap kelompok marjinal agar lebih berdaya dan berperan aktif dalam kegiatan pembangunan desa.

“Keempat adalah menjamin hasil pembangunan berdampak secara langsung pada akses dan kualitas kesejahteraan kelompok marjinal, ” imbuh Sekjen Kemendes PDTT.

Kelompok marjinal, khususnya perempuan dan kelompok difabel, dinilai berperan penting sebagai pejuang pembangunan desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemendes PDTT Erlin Chaerlinatun menambahkan alasan dipilihnya tema webinar tersebut karena berkaitan dengan poin SDGs Desa nomor empat dan lima.

"Tema ini kami pilih sehubungan dengan tujuan keempat SDGs Desa yaitu Pendidikan Desa Berkualitas dan tujuan kelima SDGs Desa yaitu Keterlibatan Perempuan Desa, " tutur dia.

(Foto: Biro Humas Kemendes PDTT).

KEMENDES PDTT
WARTADESA.CO.ID

WARTADESA.CO.ID

Previous Article

Gandeng Diskominfotik, Komisi I DPRD Provinsi...

Next Article

Andi Akmal Pasluddin: Sektor Pertanian Semakin...

Related Posts

Peringkat

Profle

Agung widodo

Alamsyah putra

Alamsyah putra

Postingan Bulan ini: 3

Postingan Tahun ini: 3

Registered: Mar 14, 2021

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono

Postingan Bulan ini: 2

Postingan Tahun ini: 8

Registered: Nov 18, 2020

Udin Komarudin

Udin Komarudin

Postingan Bulan ini: 2

Postingan Tahun ini: 14

Registered: Dec 12, 2020

Narsono son

Narsono son

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 21

Registered: Dec 24, 2020

Profle

Udin Komarudin

Diduga Menyimpang dan Meraup Keuntungan Pribadi, dengan Mengkoordinir Masyarakat penerima BPNT
Lagi, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Kembali Sabet Prestasi Tingkat Nasional
Bupati Purbalingga Lantik Paguyuban Wira Praja di Pendopo Dipokusumo
Korban Kasus Makelar Tanah Menilai Putusan Hakim PN Sidoarjo Tidak Adil

Follow Us

Recommended Posts

KU PUKUL BATU DEMI JUALAN KU
Ada Sesuatu Dibalik Gerumbul
Ku Timang-Timang Batuku Sayang
Suka Duka Selalu Bersama
Tidak Layak Huni, Rumah Nartono di Bedah Satgas